ANALISIS STUNTING BALITA DI INDONESIA MENGGUNAKAN MODEL DURBIN SPASIAL PANEL
Abstract
Stunting pada balita merupakan masalah gizi kronis yang kompleks dan berdampak signifikan terhadap kualitas sumber daya manusia di Indonesia. Data prevalensi stunting tahun 2017–2022 menunjukkan tren penurunan secara nasional, namun masih terdapat ketimpangan antarwilayah dan pola spasial yang nyata. Untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi stunting, digunakan pendekatan regresi spasial dengan Model Spasial Durbin (SDM) dan Model Durbin Spasial Panel (SDPM). Hasil analisis menunjukkan bahwa SDM pada tahun 2017-2022 memiliki model terbaik dengan nilai AIC rata-rata 212,07, sedangkan model SDPM dengan efek two-ways memberikan akurasi prediksi terbaik dengan MSE terendah 5,75 dan kemampuan menjelaskan variasi data dengan nilai R-square sebesar 0,865. Secara keseluruhan, Model Durbin Spasial Panel dengan efek two-ways dipilih sebagai model terbaik karena mampu menangkap dinamika spasial dan temporal secara lebih komprehensif dalam analisis stunting di Indonesia
Fields of Study & Subjects
Public Health and Nutrition
Spatial and Panel Data Analysis
Child Nutrition and Water Access
Publication details
- Journal / source
- Jurnal Statistika Industri dan Komputasi
- Volume
- 11
- Issue
- 01
- Pages
- 10–21
- Publication date
- 31 January 2026