Pengaruh pemberian bubur kacang hijau untuk meningkatkan berat badan balita dengan bawah garis merah

Read full text
Authors: Alfira Fitriana, Mitayakuna Stianto, Siti Fatimah, Feny Lianawati, Nadia Febrianti Suroyya
Cited by: 0
References: 1

Abstract

Latar Belakang: Balita dengan bawah garis merah (BGM) adalah kondisi di mana berat badan balita tercatat berada di bawah garis merah pada Kartu Menuju Sehat (KMS). Hal ini mengindikasikan adanya permasalahan gizi yang dialami balita. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian bubur kacang hijau terhadap peningkatan berat badan balita dengan status gizi di bawah garis merah (BGM) di Posyandu Desa Mojokrapak.Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan desain one group pretest-posttest. Pengambilan data diambil pada bulan Mei melibatkan 23 balita yang mengalami BGM di posyandu Desa Mojokrapak Kabupaten Jombang. Pengumpulan data dilakukan dengan mengukur berat badan balita dengan status BGM. Kemudian diberikan bubur kacang hijau 25 gr/hari selama 7 hari. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Singned-Rank untuk mengetahui apakah ada perbedaan signifikan antara nilai BB sebelum (pre-test) dan BB setelah (posttest) diberikan bubur kacang hijau.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan peningkatan BB balita setelah mengkonsumsi bubur kacang hijau dimana pada Uji Wilcoxon Signed-Rank menunjukkan ada perbedaan signifikan antara pengukuran sebelum dan sesudah intervensi (Z = -3.799, p = 0.001). Ini berarti terdapat peningkatan yang signifikan pada variabel dependen setelah intervensi dilakukan.Kesimpulan: Pemberian bubur kacang hijau memiliki efek positif dalam meningkatkan status gizi balita dengan kondisi BGM.

Fields of Study & Subjects

Public Health and Nutrition Child Nutrition and Water Access Infant Nutrition and Health

Publication details

Journal / source
Journal of Midwifery Care
Volume
6
Issue
2
Pages
171–178
Publication date
28 February 2026
Language
ID