MOTIF BATIK DI KABUPATEN PADANG PARIAMAN (STUDI KASUS PADA RUMAH BATIK TULIS BY ANGGREINI EKA)
Abstract
Rumah Batik Tulis by Anggreini Eka merupakan usaha batik yang berlokasi di Kampung V Koto, Kecamatan Lubuk Aluang, Kabupaten Padang Pariaman, yang memiliki kekayaan motif batik dengan nilai budaya dan filosofis yang masih belum banyak diketahui oleh masyarakat luas akibat keterbatasan informasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pola motif, sumber ide, serta makna filosofis motif batik yang dikembangkan di Rumah Batik Tulis by Anggreini Eka. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan sumber data primer dan sekunder, dengan informan yang terdiri atas satu orang pemilik dan empat orang pengrajin batik. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan yang diuji keabsahannya melalui triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola motif batik tersusun atas ornamen utama, ornamen pengisi, dan isen sebagai unsur pendukung visual. Sumber ide motif berasal dari budaya serta lingkungan alam Padang Pariaman yang kemudian diwujudkan dalam berbagai motif bermakna, yaitu Carano sebagai simbol penghormatan, Nyarai melambangkan kehidupan, Campua Batang Tinjau Lauik bermakna anjuran menabung, Kakao sebagai simbol kesejahteraan, Rumah Gadang bermakna kemenangan dan kebersamaan, Bunga Teratai melambangkan keindahan yang sulit digapai, Bungo Tigo Sapucuak sebagai simbol tiga unsur kepemimpinan Minangkabau, Bungo Sarumpun bermakna persaudaraan, Kuciang Lalok sebagai larangan bermalas-malasan, serta Masjid Raya Sumbar sebagai ajakan untuk menunaikan shalat.
Fields of Study & Subjects
Cultural and Religious Practices in Indonesia
Cultural and Artistic Studies
Cultural and Educational Studies
Publication details
- Journal / source
- Inovasi Pembangunan Jurnal Kelitbangan
- Volume
- 13
- Issue
- 03
- Publication date
- 2 January 2026