Potensi Dan Prospek Ekonomi Udang Berdasarkan Hasil Tangkap Di Perairan Pariti, Kabupaten Sulamu

Read full text
Authors: Reynald Meyners, Yudiana Jasmanindar, Agnette Tjendanawangi
Cited by: 0

Abstract

Perairan Pariti merupakan salah satu perairan yang dijadikan sebagai tempat untuk menangkap udang oleh para nelayan dan masyarakat sekitar sebagai mata pencaharian. Keberadaan udang di wilayah Pariti di dukung oleh lingkungan perairan. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, ditemukan dua (2) spesies udang dengan famili yang sama yaitu Penaeidae, yakni udang jerbung ( Penaeus merguiensis ) dan udang windu ( Penaeus monodon ). Desa Pariti, Kabupaten Sulamu Kupang dikatakan bahwa kebanyakan penduduk disana memiliki mata pencaharian yaitu sebagai nelayan. Nelayan di desa Pariti menggunakan alat tangkap berupa pukat atau sorong. Hasil tangkap yang mereka dapatkan biasanya bisa sampai 18 kg bahkan bisa mencapai 20 kg/hari. Berdasarkan Harga jual udang di pasar internasional mencapai harga yang cukup tinggi yaitu berkisar antara Rp.134.355/Kg dengan rata-rata jumlah total ekspor udang yaitu 116 ton/tahun (Luneto, 2022). Berdasarkan hasil survey, pengepul langsung menjualnya dipasar dengan harga untuk udang putih atau udang jerbung yaitu Rp. 50.000 hingga Rp. 80.000/kg dan untuk udang windu atau yang biasa disebut udang loreng oleh masyarakat lokal dijual dengan harga Rp. 90.000/kg. bandingkan dengan (Furqan, 2018) mengemukakan bahwa harga udang putih di pasar berkisar Rp. 42.226/kg, sementara udang windu dihargai sekitar Rp. 75.696/kg. Harga udang putih dengan ukuran 70-30 berkisar antara Rp. 115.000 hingga Rp. 147.000, sedangkan untuk udang windu dengan ukuran 30-10, harga berkisar antara Rp. 185.000 hingga Rp. 225.000. Oleh karena itu, harga udang di pasar tergolong tinggi (Adji, 2023)

Fields of Study & Subjects

Fisheries and Aquaculture Studies Food Industry and Aquatic Biology Marine and Coastal Ecosystems

Publication details

Journal / source
JURNAL VOKASI ILMU-ILMU PERIKANAN (JVIP)
Volume
6
Issue
1
Pages
08–08
Publication date
12 January 2026
Language
ID