Penerapan Sistem Irigasi Otomatis Berbasis IoT untuk Meningkatkan Produktivitas Cabai di Dusun Matanre, Desa Cenrana Baru, Kabupaten Maros
Abstract
Proyek pengabdian masyarakat ini menerapkan sistem irigasi otomatis berbasis IoT off-grid di Dusun Matanre, Desa Cenrana Baru, Kabupaten Maros, sebagai solusi keterbatasan air dan ketiadaan listrik pada pertanian cabai. Sistem mengintegrasikan sumur bor sedalam 25 meter, pompa submersible 1 HP yang digerakkan generator bensin 2.000 W, jaringan pipa PVC Ø2 inci dengan emitter tetes, sensor kelembaban tanah kapasitif, mikrokontroler ESP32, serta aplikasi Blynk untuk pemantauan real time melalui ponsel. Implementasi menggunakan pendekatan partisipatif dan learning-by-doing bersama 25 petani anggota Kelompok Tani Sejati selama enam bulan (April–September 2025). Hasil menunjukkan peningkatan produktivitas cabai dari 200 menjadi 800 kg/ha (300%), pengurangan waktu kerja penyiraman 70% (dari 4 menjadi 1 jam/hari), serta penghematan air 35% dan bahan bakar 30%. Sebanyak 92% petani mampu mengoperasikan sistem secara mandiri pasca-pelatihan, didukung pembentukan Tim Teknis Irigasi Internal dan logbook pemeliharaan. Temuan membuktikan bahwa teknologi IoT dapat diadaptasi secara efektif di wilayah non-elektrifikasi melalui prinsip kemandirian energi dan partisipasi aktif masyarakat, sehingga berpotensi direplikasi di pedesaan serupa dengan infrastruktur terbatas.
Fields of Study & Subjects
Agricultural Research and Practices
Agricultural Development and Management
IoT-based Control Systems
Publication details
- Journal / source
- To Maega | Jurnal Pengabdian Masyarakat
- Publisher
- Universitas Andi Djemma
- Volume
- 9
- Issue
- 1
- Pages
- 86–96
- Publication date
- 6 February 2026