Pelestarian Seni Karawitan Sejak Dini pada Anak Usia Sekolah di Desa Banaran Kecamatan Pulung Kabupaten Ponorogo
Abstract
Penggunaan gadget yang tinggi di kalangan anak-anak menyebabkan penurunan partisipasi mereka dalam aktivitas sosial dan budaya, termasuk seni tradisional. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk mengajarkan seni karawitan kepada anak-anak di Desa Banaran sebagai cara alternatif untuk belajar, sekaligus membantu mereka melestarikan budaya lokal. Metode pelaksanaan adalah pendekatan Pembangunan Komunitas Berbasis Asset (ABCD), yang memanfaatkan potensi lokal seperti pelatih karawitan, gamelan di desa, dan dorongan anak-anak. Siswa dari kelas 4 SD ke atas mengikuti pelatihan secara teratur setiap Sabtu siang. Hasil menunjukkan bahwa pemain sangat antusias dengan kegiatan, tetapi karena usia yang masih dini, ada kesulitan untuk bekerja sama. Anak-anak telah menunjukkan kemampuan untuk berpartisipasi dalam aktivitas desa, menunjukkan adanya proses regenerasi pelaku seni tradisional. Kegiatan ini telah terbukti memiliki kemampuan untuk menjadi media yang berguna untuk mengajarkan karakter, melestarikan budaya, dan membantu mengurangi kecanduan perangkat secara konstruktif.
Fields of Study & Subjects
Child Development and Education
Cultural and Artistic Studies
Diverse Music Education Insights
Publication details
- Journal / source
- Al-Khidma Jurnal Pengabdian Masyarakat
- Volume
- 6
- Issue
- 1
- Pages
- 229–229
- Publication date
- 26 January 2026