Konsep ‘Arsy dalam Q.S. Thaha [20]: 5: Telaah Riffaterre Atas Teks Al-Qur’an dan Tafsir Al-Misbah

Read full text
Authors: Wahyu Romadoni, Jainah Jainah, Cecep Zakarias El Bilad, Imansyah Imansyah
Cited by: 0

Abstract

Semiotika merupakan cabang ilmu yang mengkaji tanda dan makna, serta bagaimana realitas dikonstruksi melalui sistem tanda Bagaimana relevansi makna tersebut jika dikaitkan dengan penafsiran dalam Tafsir Al-Misbah karya Quraish Shihab, penelitian ini bertujuan mengkaji makna simbolik kata ‘Arsy dalam Q.S. Thaha [20]: 5 dengan pendekatan semiotika Michael Riffaterre serta menelaah relevansinya melalui penafsiran dalam Tafsir Al-Misbah karya Quraish Shihab. Semiotika sebagai ilmu tentang tanda digunakan untuk mengungkap proses pemaknaan yang tidak hanya bersifat literal, tetapi juga simbolik dan kontekstual. Teori Riffaterre, yang terdiri dari pembacaan heuristik, hermeneutik, matriks, dan hipogram, diaplikasikan untuk menginterpretasi kedalaman makna ‘Arsy sebagai simbol kekuasaan mutlak Allah SWT. Penelitian ini merupakan studi pustaka dengan pendekatan kualitatif interpretatif. Hasil kajian menunjukkan bahwa makna ‘Arsy tidak terbatas pada aspek linguistik sebagai "singgasana", melainkan mencerminkan kekuasaan dan pengaturan Allah terhadap alam semesta. Interpretasi simbolik ini semakin kuat ketika dikaji secara intertekstual dengan ayat-ayat lain dalam Al-Qur’an dan ditopang oleh pandangan mufasir kontemporer. Pendekatan semiotik Riffaterre terbukti mampu memperkaya pemahaman tafsir dengan membuka ruang pemaknaan yang dalam, kontekstual, dan tidak kaku terhadap teks suci.

Fields of Study & Subjects

Qur’anic Interpretation Studies Islamic Thought and Society Studies Semiotics and Representation Studies

Publication details

Journal / source
Al-Muhith Jurnal Ilmu Qur an dan Hadits
Volume
5
Issue
1
Pages
85–85
Publication date
20 January 2026