Optimasi perbedaan pelarut pada pembuatan nanopartikel air cucian beras untuk bahan dasar face toner sebagai sediaan skincare pembersih wajah penangkal merkuri

Read full text
Authors: FENI MAYANG SARI, Fathiyah Karimah, Rindiani Dwi Saputri, Muflihah Muflihah
Cited by: 0

Abstract

Penerapan teknologi nanopartikel air cucian beras dapat mengoptimalisasi penyerapan skincare ke dalam kulit. Limbah air cucian beras sebagai bahan dasar face toner mengandung nutrisi seperti vitamin B, C, E, mineral, pati, dan polifenol. Kandungan polifenol mencapai 390,98 mg / 100 g, memiliki kapasitas antioksidan kuat yang mampu menangkal radikal bebas dan mendukung regenerasi sel. Penelitian ini mendukung pengembangan produk perawatan kulit berbasis bahan alami dan teknologi ramah lingkungan. Metode kimia co-precipitation dengan tiga pelarut berbeda yaitu, NaOH 0,2 N, NH₄OH 0,2 N, dan PEG 6000 0,2 gram sebagai agen pengendap, dipanaskan pada suhu 50°C selama 1 jam. Karakteristik nanopartikel melalui Panjang gelombang maksimum sampel melalui spektrofotometri UV-Vis pada rentang 400-600 nm. Optimasi penyerapan nanopartikel dari air cucian beras terhadap krim wajah yang mengandung merkuri dilakukan menggunakan analisis Atomic Absorption Spectrophotometry untuk mengetahui potensi penurunan kadar merkuri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nanopartikel air cucian beras 6000 meningkatkan stabilitas dan memperkecil ukuran partikel, sehingga memperluas permukaan aktif dan meningkatkan kemampuan pengikatan ion logam berat. Perlakuan dengan nanopartikel berbasis NH₄OH menunjukkan efektivitas tertinggi dengan penurunan kadar merkuri sebesar 74,9%, diikuti PEG 6000 sebesar 71,3%, dan NaOH sebesar 56,7%.

Fields of Study & Subjects

Nanoparticles: synthesis and applications Gold and Silver Nanoparticles Synthesis and Applications Environmental remediation with nanomaterials

Publication details

Journal / source
Journal of Tropical AgriFood
Volume
7
Issue
2
Pages
133–133
Publication date
6 January 2026