Fomo, Filter, dan AI dalam Pembentukan Citra Bisnis
Abstract
Penelitian ini menganalisis hubungan antara Fear of Missing Out (FOMO), penggunaan filter digital, dan teknologi kecerdasan buatan (AI) dalam membangun citra bisnis di era digital. Fenomena FOMO menjadi salah satu pendorong utama keterlibatan bisnis dalam mengikuti tren estetika untuk mempertahankan relevansi di media sosial. Melalui pendekatan kuantitatif dengan desain eksplanatori, penelitian ini menguji pengaruh FOMO terhadap intensitas penggunaan filter dan AI serta dampaknya terhadap citra bisnis. Data dikumpulkan menggunakan survei daring dengan instrumen skala Likert, kemudian dianalisis melalui Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa FOMO berpengaruh signifikan terhadap penggunaan filter dan AI, serta memiliki efek langsung maupun tidak langsung terhadap citra bisnis. Penggunaan teknologi visual terbukti meningkatkan persepsi profesionalitas, estetika, dan kredibilitas merek di mata konsumen. Selain itu, penelitian mengungkap bahwa tekanan psikologis dan dinamika sosial digital mendorong percepatan pembaruan konten visual pada bisnis. Temuan ini memberikan kontribusi teoretis terkait integrasi variabel psikologis dan teknologi visual dalam pembentukan citra digital, sekaligus menawarkan implikasi praktis bagi pelaku bisnis dalam merancang strategi komunikasi visual yang etis, adaptif, dan efektif. Penelitian ini menekankan perlunya keseimbangan antara estetika digital berbasis AI dan autentisitas merek agar tercipta citra bisnis yang kuat dan berkelanjutan di tengah persaingan visual yang semakin intens.
Fields of Study & Subjects
Digital Marketing and Social Media
SMEs Development and Digital Marketing
Consumer Behavior and Marketing Influence
Publication details
- Journal / source
- Pantarei
- Volume
- 1
- Issue
- 2
- Pages
- 18–26
- Publication date
- 16 January 2026