Media Sosial Anggota DPRD DKI Jakarta untuk Membangun Citra dan Transparansi Kinerja Lembaga
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran media sosial anggota DPRD DKI Jakarta dalam membangun citra lembaga dan meningkatkan transparansi kinerja kepada publik. Studi ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya penggunaan media sosial sebagai sarana komunikasi publik yang menuntut lembaga pemerintahan untuk lebih terbuka, akuntabel, dan responsif terhadap masyarakat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif berbasis kegiatan Praktik Kerja Lapangan (PKL), dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, praktik langsung, dan dokumentasi selama pelaksanaan PKL di DPRD DKI Jakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial, khususnya Instagram dan TikTok, berperan penting sebagai kanal komunikasi strategis dalam menyampaikan informasi kegiatan anggota DPRD, seperti rapat dewan, reses, kunjungan kerja, serta program sosial. Pengelolaan konten yang terstruktur, konsisten, dan berbasis visual mampu meningkatkan keterlibatan publik (engagement) serta membentuk citra lembaga yang profesional dan transparan. Penerapan teori Information Integration dan Social Media Engagement Behavior memperlihatkan bahwa publik mengintegrasikan berbagai informasi yang diterima untuk membentuk persepsi terhadap kinerja lembaga. Orisinalitas penelitian ini terletak pada penggabungan pengalaman praktik lapangan dengan analisis teori komunikasi dalam konteks pengelolaan media sosial lembaga legislatif daerah. Temuan penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi lembaga publik dalam merancang strategi komunikasi digital yang efektif guna meningkatkan kepercayaan dan partisipasi masyarakat
Fields of Study & Subjects
E-Government and Public Services
Social Media and Politics
Public Relations and Crisis Communication
Publication details
- Journal / source
- Pantarei
- Volume
- 1
- Issue
- 2
- Pages
- 27–34
- Publication date
- 16 January 2026