Evaluasi Keberhasilan Implementasi Sistem Informasi Perdagangan Daerah Berbasis HOT-Fit dan Technology Acceptance Model
Abstract
Sistem Informasi Perdagangan Kota Pangkalpinang (SIPGK) dikembangkan sebagai instrumen digital untuk mendukung pengelolaan data perdagangan dan penyediaan informasi publik berbasis data. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi keberhasilan implementasi SIPGK menggunakan Model Human–Organization–Technology Fit (HOT-Fit) dengan Technology Acceptance Model (TAM) sebagai lensa interpretatif pendukung. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif evaluatif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi sistem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek teknologi memiliki tingkat ketersediaan sistem 95%, yang mencerminkan kualitas sistem dan stabilitas layanan yang baik, serta aspek organisasi telah didukung oleh kebijakan formal dan SOP yang jelas. Namun, aspek manusia masih menjadi faktor pembatas akibat perbedaan literasi digital dan konsistensi input data antarpegawai, serta integrasi lintas bidang yang belum optimal. Temuan ini mengungkap adanya gap antara kesiapan teknologi dan organisasi dengan kapasitas sumber daya manusia dalam pemanfaatan sistem secara strategis. Novelty penelitian ini terletak pada penerapan Model HOT-Fit pada konteks sistem informasi perdagangan daerah yang masih terbatas dikaji, serta integrasi TAM sebagai pendekatan interpretatif untuk menjelaskan penerimaan pengguna.
Fields of Study & Subjects
Technology Adoption and User Behaviour
E-Government and Public Services
Decision Support System Applications
Publication details
- Journal / source
- JSAI (Journal Scientific and Applied Informatics)
- Volume
- 9
- Issue
- 1
- Pages
- 112–117
- Publication date
- 23 January 2026