HIBRIDITAS PADA NASKAH DRAMA MANGIR KARYA PRAMOEDYA ANANTA TOUR

Read full text
Authors: NAJWA QOTRUNNADA, Naurotul Ariji, Fahrudin Eko Hardiyanto, Etika Widi Utami
Cited by: 0

Abstract

Penelitian ini membahas hibriditas dalam naskah drama “Mangir” karya Pramoedya Ananta Toer, yang menggambarkan interaksi kompleks antara nilai sosial, budaya, pendidikan, religius, dan politik dalam konteks masyarakat kerajaan Mataram Islam. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan analisis konten. Teknik analisis data dalam penelitian ini mengacu pada model analisis interaktif. Model ini terdiri dari tiga tahap, yakni reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Penelitian ini menemukan bahwa naskah drama “Mangir” mencerminkan adanya hibriditas didalamnya.Hibriditas tersebut tercermin pada masyarakat Mangir yang berprinsip gotong royong, keadilan sosial, solidaritas, dan penghormatan pada tradisi serta nilai religius yang terjalin erat dengan kehidupan sehari-hari. Selain itu, naskah ini juga mengangkat kritik terhadap masa otoriter dan menekankan pentingnya kepemimpinan yang egaliter. Melalui hibriditas sastra tersebut, Pramoedya Ananta Tour berhasil menyampaikan dinamika kehidupan masyarakat pad masa tersebut.

Fields of Study & Subjects

Linguistic Cultural and Literary Studies Literary Analysis and Cultural Studies Postcolonial and Cultural Literary Studies

Publication details

Journal / source
Lateralisasi
Volume
13
Issue
2
Pages
549–558
Publication date
8 January 2026