Dinamika Post-Traumatic Growth Pada Penyintas Intrauterine Fetal Death (IUFD)

Read full text
Authors: Riska Samrohtul Maqmudah, Retno Pangestuti
Cited by: 0

Abstract

Kematian janin di dalam kandungan pada usia >20 minggu disebut Intrauterine Fetal Death (IUFD). Meskipun peristiwa traumatis berdampak negatif pada psikologis individu, pengalaman tersebut juga berpotensi memunculkan pertumbuhan positif yang disebut post-traumatic growth. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses post-traumatic growth pada psikolog muslimah penyintas IUFD dengan pendekatan kualitatif studi kasus tunggal. Subjek penelitian ini ialah seorang psikolog muslimah penyintas IUFD dan significant other. Pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Data dianalisis secara tematik melalui transkrip verbatim, pembacaan berulang, pengodean dengan ATLAS.ti 25, pengelompokan ke dalam subtema, dan penarikan pola post-traumatic growth, kemudian disajikan secara naratif-deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan subjek yang kehilangan janin di usia kandungan 28 minggu merasakan kesedihan mendalam, syok, dan menolak kenyataan. Kemudian subjek memasuki fase titik balik dengan dukungan sosial, spiritualitas, dan keilmuan psikologinya. Proses tersebut memfasilitasi terjadinya post-traumatic growth yang ditandai dengan semakin bermaknanya hubungan subjek dengan keluarga, orientasi hidup, penguatan spiritualitas, serta lebih empati dalam peran profesional sebagai psikolog. Temuan ini mengimplikasikan pentingnya dukungan sosial, spiritual, dan edukasi kesehatan mental dalam pendampingan pascatrauma.

Fields of Study & Subjects

Grief Bereavement and Mental Health Maternal Mental Health During Pregnancy and Postpartum Religion Spirituality and Psychology

Publication details

Journal / source
Psychopolytan Jurnal Psikologi
Volume
9
Issue
2
Pages
52–67
Publication date
20 February 2026
Language
ID