Dinamika Post-Traumatic Growth Pada Penyintas Intrauterine Fetal Death (IUFD)
Abstract
Kematian janin di dalam kandungan pada usia >20 minggu disebut Intrauterine Fetal Death (IUFD). Meskipun peristiwa traumatis berdampak negatif pada psikologis individu, pengalaman tersebut juga berpotensi memunculkan pertumbuhan positif yang disebut post-traumatic growth. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses post-traumatic growth pada psikolog muslimah penyintas IUFD dengan pendekatan kualitatif studi kasus tunggal. Subjek penelitian ini ialah seorang psikolog muslimah penyintas IUFD dan significant other. Pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Data dianalisis secara tematik melalui transkrip verbatim, pembacaan berulang, pengodean dengan ATLAS.ti 25, pengelompokan ke dalam subtema, dan penarikan pola post-traumatic growth, kemudian disajikan secara naratif-deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan subjek yang kehilangan janin di usia kandungan 28 minggu merasakan kesedihan mendalam, syok, dan menolak kenyataan. Kemudian subjek memasuki fase titik balik dengan dukungan sosial, spiritualitas, dan keilmuan psikologinya. Proses tersebut memfasilitasi terjadinya post-traumatic growth yang ditandai dengan semakin bermaknanya hubungan subjek dengan keluarga, orientasi hidup, penguatan spiritualitas, serta lebih empati dalam peran profesional sebagai psikolog. Temuan ini mengimplikasikan pentingnya dukungan sosial, spiritual, dan edukasi kesehatan mental dalam pendampingan pascatrauma.
Fields of Study & Subjects
Grief
Bereavement
and Mental Health
Maternal Mental Health During Pregnancy and Postpartum
Religion
Spirituality
and Psychology
Publication details
- Journal / source
- Psychopolytan Jurnal Psikologi
- Volume
- 9
- Issue
- 2
- Pages
- 52–67
- Publication date
- 20 February 2026
- Language
- ID