Media Populer sebagai Arena Politik Identitas: Studi Literatur Reflektif atas Kajian Representasi Gender dan Multikulturalisme

Read full text
Authors: Azizah Nur Aulia
Cited by: 0

Abstract

Media populer mengalami pergeseran fungsi dari sekadar sarana hiburan menjadi ruang strategis dalam produksi, representasi, dan negosiasi politik identitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana representasi gender dan multikulturalisme dikonstruksi dalam media populer melalui pembacaan kritis terhadap teks visual dan naratif. Pendekatan kualitatif digunakan dengan menempatkan semiotika Christian Metz sebagai landasan analisis untuk memahami sistem tanda, struktur naratif, dan ideologi yang bekerja dalam media visual kontemporer. Hasil kajian menunjukkan bahwa media populer berperan aktif dalam merepresentasikan nilai-nilai keberagaman melalui penguatan karakter, relasi sosial, serta normalisasi identitas gender dan seksualitas yang sebelumnya termarginalkan. Representasi tersebut tidak bersifat netral, melainkan menjadi bagian dari strategi ideologis yang merefleksikan praktik politik multikulturalisme dan wacana woke culture dalam konteks budaya global. Media populer dengan demikian berfungsi sebagai arena politik identitas, tempat identitas sosial dan budaya diproduksi, dinegosiasikan, serta dilegitimasi melalui bahasa visual.

Fields of Study & Subjects

Cultural Identity and Representation Cultural Media and Literary Studies Semiotics and Representation Studies

Publication details

Journal / source
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Volume
11
Issue
2
Pages
1185–1195
Publication date
6 February 2026