Inovasi Media Pena Bicara “Stuntia” untuk Peningkatan Pengetahuan Stunting pada Ibu dengan Balita

Read full text
Authors: Suparmi Suparmi, Ngadiyono Ngadiyono, Salikun Salikun
Cited by: 0

Abstract

Prevalensi stunting di Indonesia tahun 2024 melampaui target WHO 20% karena angka stunting di Indonesia adalah 19,8%. Meski demikian, masih terdapat sebanyak 26 provinsi yang mengalami stunting dan hal ini terkait dengan rendahnya literasi stunting. Penelitian ini mengembangkan pena berbicara dengan nama “Stuntia” sebagai alternatif media edukasi. Penelitian ini mengidentifikasi pengaruh pena bicara terhadap peningkatan pengetahuan ibu dengan balita. Penelitian eksperimen ini dilakukan dengan jumlah responden 30 orang di Posyandu Kelurahan Jabungan, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang. Kelompok intervensi sebanyak 15 orang diberikan edukasi menggunakan pena berbicara “Stuntia”, sedangkan kelompok kontrol sebanyak 15 orang menggunakan metode ceramah menggunakan Power Point (PPT). Analisis penelitian dilakukan dengan uji Wilcoxon untuk melihat signifikansi pengaruh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pena berbicara berpengaruh pada peningkatan pengetahuan ibu terkait dengan pencegahan stunting dengan nilai p-value 0,03. Meskipun pada kelompok kontrol dengan metode ceramah memiliki pengaruh yang signifikan (p-value 0,027), namun pena berbicara memiliki nilai praktis yang lebih dibandingkan dengan metode ceramah menggunakan PPT yang memerlukan instrumen lain untuk dapat dilakukan edukasi.Media edukasi ini diharapkan dapat memudahkan tenaga kesehatan atau kader untuk melakukan edukasi dengan praktis dan efektif.

Fields of Study & Subjects

Public Health and Nutrition Child Nutrition and Water Access Methodologies in Health Research and Practice

Publication details

Journal / source
Jurnal Kebidanan Indonesia
Volume
17
Issue
1
Publication date
2 January 2026