Teh Herbal Daun Kelakai (Stenochlaena palustris) sebagai Potensi Fitoestrogen Untuk Produksi ASI : Terinspirasi dari Kearifan Lokal Suku Anak Dalam Jambi
Abstract
Penelitian ini didasarkan pada permasalahan rendahnya produksi air susu ibu (ASI) pada sebagian ibu menyusui, yang berpotensi menghambat pertumbuhan dan perkembangan bayi. Salah satu pendekatan yang dapat digunakan untuk meningkatkan produksi ASI adalah pemanfaatan bahan alami yang mengandung fitoestrogen. Daun kelakai (Stenochlaena palustris) merupakan tanaman yang secara tradisional telah digunakan oleh masyarakat Suku Anak Dalam sebagai bagian dari kearifan lokal untuk mendukung kesehatan ibu pascapersalinan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan teh herbal daun kelakai sebagai sumber fitoestrogen alami yang berpotensi mendukung peningkatan produksi ASI. Metode penelitian yang digunakan adalah Quasi eksperimen dengan desain one group pre-test and post-test with control group, yang dilengkapi dengan uji laboratorium meliputi identifikasi senyawa aktif, pengolahan simplisia, formulasi teh herbal, serta skrining fitokimia dan analisis kandungan fitoestrogen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daun kelakai mengandung senyawa flavonoid dan saponin serta komponen fitoestrogen yang berpotensi berperan dalam stimulasi sekresi hormon prolaktin dan oksitosin. Analisis statistik menunjukkan nilai p = 0,000 (p < 0,05), yang mengindikasikan adanya pengaruh signifikan pemberian teh herbal daun kelakai terhadap peningkatan produksi ASI pada ibu menyusui. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa teh herbal daun kelakai memiliki potensi sebagai alternatif minuman herbal berbasis kearifan lokal yang dapat mendukung keberhasilan program ASI eksklusif.
Fields of Study & Subjects
Phytoestrogen effects and research
Breastfeeding Practices and Influences
Medicinal Plant Research
Publication details
- Journal / source
- Journal of Pharmaceutical And Sciences
- Pages
- 370–377
- Publication date
- 13 February 2026
- Language
- ID