Formulasi Minyak Angin Aromaterapi Dengan Menggunakan Kombinasi Minyak Chamomile (Matricaria recutita) dan Minyak Mawar (Rosa alba)
Abstract
Aromaterapi merupakan bentuk pengobatan komplementer yang memanfaatkan minyak esensial hasil ekstraksi tanaman untuk mendukung kesehatan fisik dan mental. Minyak chamomile (Matricaria recutita) memiliki aroma khas yang bersifat menenangkan serta diketahui memiliki berbagai aktivitas farmakologis, seperti antipiretik, antiinflamasi, antispasmodik, dan sedatif. Minyak mawar (Rosa alba) juga dikenal memiliki efek antidepresan, anxiolytic, serta berpotensi menurunkan tekanan darah dan mengatasi gangguan tidur, migrain, serta stres. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan komposisi optimal antara minyak chamomile dan minyak mawar dalam sediaan minyak angin aromaterapi berdasarkan arakteristik fisik. Formulasi menggunakan basis minyak zaitun dan minyak sawit merah yang dipilih karena kandungan antioksidannya yang tinggi, khususnya vitamin E dan karotenoid. Optimasi dilakukan dengan pendekatan Simplex Lattice Design (SLD) melalui delapan formula kombinasi. Evaluasi sediaan meliputi parameter pH, bobot jenis, dan volume terpindahkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi kedua minyak esensial tersebut memberikan pengaruh signifikan terhadap karakteristik fisik sediaan. Berdasarkan optimasi parameter fisik (pH, bobot jenis, volume terpindahkan) diperoleh formula optimum dengan komposisi minyak chamomile 1,5% dan minyak mawar 1,5%. Formula ini menunjukkan karakteristik fisik yang memenuhi syarat.
Fields of Study & Subjects
Essential Oils and Antimicrobial Activity
Complementary and Alternative Medicine Studies
Medicinal Plant Extracts Effects
Publication details
- Journal / source
- Journal of Pharmaceutical And Sciences
- Pages
- 386–394
- Publication date
- 15 February 2026
- Language
- ID