Optimasi Tween 80 dan PEG 400 dalam Sediaan Nanoemulgel Minyak Argan (Argania Spinosa (L.) Skeels) dan Uji Antioksidan Menggunakan Metode DPPH

Read full text
Authors: Jingga Prasasti Sanglyazzahra, Erindyah Retno Wikantyasning
Cited by: 0
References: 17

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan konsentrasi tween 80 dan PEG 400 dalam pembuatan nanoemulgel minyak argan serta menguji kemampuan antioksidannya dengan metode DPPH. Proses optimasi nanoemulsi dilakukan dengan metode Simplex Lattice Design (SLD), menggunakan beberapa parameter sepa Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan konsentrasi tween 80 dan PEG 400 dalam pembuatan nanoemulgel minyak argan serta menguji kemampuan antioksidannya dengan metode DPPH. Proses optimasi nanoemulsi dilakukan dengan metode Simplex Lattice Design (SLD), menggunakan beberapa parameter seperti persentase transmitan, pH, dan waktu emulsifikasi. Hasil optimal diperoleh ketika konsentrasi tween 80 sebesar 60% dan PEG 400 sebesar 30%, dengan nilai desirability sebesar 0,886. Nanoemulsi terbaik memiliki ukuran partikel 31,3 ± 0,21 nm serta indeks polidispersitas 0,364, yang memenuhi standar nanoemulsi. Nanoemulgel yang dihasilkan dari formula terbaik memiliki sifat fisik yang baik, yaitu kondisi merata, daya sebar 5,03 ± 0,21 cm, daya lekat 2,9 ± 0,41 detik, viskositas 29.780 cPs, serta pH 6,1 ± 0,07. Pengujian antioksidan nanoemulgel minyak argan memiliki aktivitas kuat dengan IC50 sebesar 100,33 µg/mL. Hasil menunjukkan formula nanoemulgel yang sudah dioptimalkan dapat menjaga aktivitas antioksidan minyak argan dan berpotensi dikembangkan menjadi produk kosmetik anti-aging yang efektif dan stabil. erti persentase transmitan, pH, dan waktu emulsifikasi. Hasil optimal diperoleh ketika konsentrasi tween 80 sebesar 60% dan PEG 400 sebesar 30%, dengan nilai desirability sebesar 0,886. Nanoemulsi terbaik memiliki ukuran partikel 31,3 ± 0,21 nm serta indeks polidispersitas 0,364, yang memenuhi standar nanoemulsi. Nanoemulgel yang dihasilkan dari formula terbaik memiliki sifat fisik yang baik, yaitu kondisi merata, daya sebar 5,03 ± 0,21 cm, daya lekat 2,9 ± 0,41 detik, viskositas 29.780 cPs, serta pH 6,1 ± 0,07. Pengujian antioksidan nanoemulgel minyak argan memiliki aktivitas kuat dengan IC50 sebesar 100,33 µg/mL. Hasil menunjukkan formula nanoemulgel yang sudah dioptimalkan dapat menjaga aktivitas antioksidan minyak argan dan berpotensi dikembangkan menjadi produk kosmetik anti-aging yang efektif dan stabil.

Fields of Study & Subjects

Advancements in Transdermal Drug Delivery Surfactants and Colloidal Systems Proteins in Food Systems

Publication details

Journal / source
Journal of Pharmaceutical And Sciences
Pages
28–38
Publication date
12 January 2026