Self-Compassion Dengan Emotional Quotient Pada Masa Dewasa Awal
Abstract
Masa dewasa awal merupakan tahap ketika individu mengalami berbagai perubahan fisik, psikologis, sosial dan emosional yang dapat mempengaruhi kesejahteraan emosionalnya. Self-Compassion adalah keahlian dalam memperlakukan diri dengan penuh pengertian, baik, serta sabar ketika dihadapkan pada kesulitan, kegagalan maupun penderitaan. Temuan ini menyoroti pentingnya sikap yang baik terhadap diri sendiri dalam pengembangan kecerdasan emosional yang sehat. Selain itu, beberapa penelitian mengungkapkan bahwa welas asih dapat sebagai faktor mediasi penting dalam mempengaruhi perkembangan kecerdasan emosional seseorang. Metode penelitiannya adalah kuantitatif dengan jenis penelitian yang dipakai ialah kuantitatif korelasional untuk mengukur hubungan dua variabel yaitu mengenai ada tidaknya korelasi variabel X dengan variabel Y. Dengan demikian, penelitian ini akan mencoba mendeskripsikan hubungan antar variabel dan mengetahui ada tidaknya korelasi sebab akibat antara Self-Compassion dan Emotional Quotient pada masa dewasa awal. Sesuai hasil analisis uji korelasi product moment berbantuan aplikasi SPSS 29 for Windows diketahui nilai sig 0,001 < 0,05 N 67 dimana nilai sig < 0,05, artinya terdapat pengaruh positif signifikan korelasi antara Self-Compassion dan Emotional Quotient, berarti semakin tinggi Self-Compassion maka semakin tinggi juga tingkat Emotional Quotient atau (kecerdasan emosional). Berdasarkan hasil analisis uji korelasi terlihat taraf korelasi (nilai R) sebesar 0,456. Didasarkan pada pemerolehan koefisien determinasi (R square) sejumlah 0,208 yang berarti ada korelasi antara variabel X dengan variabel Y. Dimana perhitungan R2 = 0,208 adalah sekitar 0,456 atau 45,6%. Jadi nilai korelasi (R) sejumlah 45,6%, nilai tersebut menunjukkan tingkat korelasi sedang/sedang. Penelitian ini menunjukkan bahwa individu dengan Self-Compassion yang baik cenderung lebih baik dalam pengenalan serta pengelolaan emosi, baik emosinya pribadi ataupun orang lain. Jadi, kesimpulannya, Self-Compassion sangat penting untuk kesejahteraan kita di masa dewasa awal. Ini membantu kita merasa lebih bahagia, mempunyai relasi yang lebih baik dengan orang lain, hingga lebih kuat ketika menghadapi tantangan hidup.
Fields of Study & Subjects
Child Development and Education
Student Stress and Coping
Varied Academic Research Topics
Publication details
- Journal / source
- Psikodinamika - Jurnal Literasi Psikologi
- Volume
- 6
- Issue
- 1
- Pages
- 01–10
- Publication date
- 6 January 2026