PENGUATAN KOMUNIKASI ASERTIF SANTRI DI LINGKUNGAN MULTIBAHASA PONDOK PESANTREN MATHLA’UL ANWAR KOTA PONTIANAK
Abstract
Pondok Pesantren adalah lingkungan pendidikan yang sistemnya berbasis sekolah asrama yang didalam proses pembelajarannya lebih menekankan nilai-nilai keagamaan, kedisiplinan, dan kebersamaan. Dua permasalahan utama yang menjadi fokus pengabdian masyarakat ini yaitu rendahnya keterampilan komunikasi asertif dan kesulitan adaptasi bahasa antar santri dalam bermasyarakat. Pengabdian masyarakat ini dilakukan untuk meningkatkan kemampuan komunikasi asertif dan adaptasi bahasa santri di Pondok Pesantren Mathla’ul Anwar Pontianak dengan intervensi berbasis role-playing dan FGD. Adapun metode yang digunakan selama pengabdian berupa psikoedukasi, diskusi, permainan interaktif, dan simulasi situasi sosial, dengan evaluasi pre-test dan post-test selama empat sesi. Berdasarkan hasil intervensi yang telah dilakukan adanya peningkatan signifikan mengenai bagaimana cara berkomunikasi secara asertif dan beradaptasi bahasa di lingkungan pondok, memahami tujuan berkomunikasi asertif, serta dapat menjalin komunikasi jauh lebih sehat antar santri sehingga tidak terjadinya kesalahpahaman. Temuan ini menekankan bahwa intervensi komunitas yang sistematis dan partisipatif efektif dalam mengembangkan komunikasi yang sehat di lingkungan pesantren multikultural. Program sejenis ini direkomendasikan untuk dilanjutkan secara berkelanjutan guna menunjang pengembangan karakter dan keterampilan sosial santri.
Fields of Study & Subjects
Social Skills and Education
Problem Solving Skills Development
Education and Character Development
Publication details
- Journal / source
- GANESHA Jurnal Pengabdian Masyarakat
- Volume
- 6
- Issue
- 1
- Pages
- 1–10
- Publication date
- 1 January 2026
- Language
- ID