PENERAPAN HAZARD ANALYSIS CRITICAL CONTROL POINT (HACCP) PADA UMKM YULI TEH TARIK, DESA SELOREJO, DAU, MALANG
Abstract
Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di bidang pangan seringkali belum menerapkan sistem keamanan pangan yang terstruktur, sehingga berpotensi menimbulkan risiko bahaya pada produk yang dihasilkan. Yuli Teh Tarik merupakan UMKM yang bergerak di bidang produksi minuman teh tarik dan jelly yang berlokasi di Desa Selorejo, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang dengan kapasitas produksi sekitar 1000 gelas per hari namun belum menerapkan sistem HACCP (Hazard Analysis Critical Control Point) secara terstruktur. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan membantu UMKM dalam menerapkan sistem keamanan pangan yang terstruktur untuk meningkatkan kualitas dan keamanan produk melalui implementasi HACCP. Metode yang digunakan meliputi pelatihan HACCP, observasi lapangan, analisis proses produksi, identifikasi dan penetapan Critical Control Point (CCP), serta pendampingan implementasi sistem monitoring dan dokumentasi. Kegiatan dilaksanakan selama dua bulan dimulai pada bulan Juli 2025. Hasil kegiatan menunjukkan terciptanya sistem HACCP yang terimplementasi di Yuli Teh Tarik dengan berhasil mengidentifikasi 2 CCP utama yaitu pada proses pasteurisasi dan pengemasan. Selain itu, terjadi peningkatan pemahaman pelaku usaha terhadap keamanan pangan yang dibuktikan melalui hasil evaluasi dengan skor rata-rata 4,8 dari 5. Implementasi HACCP pada UMKM ini penting untuk menjamin keamanan pangan dan meningkatkan daya saing produk di pasar.
Fields of Study & Subjects
Food Safety and Hygiene
Quality and Management Systems
Occupational Health and Safety Management
Publication details
- Journal / source
- GANESHA Jurnal Pengabdian Masyarakat
- Volume
- 6
- Issue
- 1
- Pages
- 52–57
- Publication date
- 2 January 2026
- Language
- ID