PENDAMPINGAN PENGOLAHAN LIMBAH CAIR MENGGUNAKAN TEKNOLOGI IPAL BERBASIS IOT SEBAGAI UPAYA PENGENDALIAN LINGKUNGAN DAN MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS KELOMPOK PENGRAJIN BATIK
Abstract
Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan bersama Kelompok Pengrajin Batik Penataran Ageng “Cahaya Palah” di Kelurahan Nglegok, Kabupaten Blitar, yang menghadapi permasalahan berupa pencemaran lingkungan akibat limbah cair proses produksi batik serta rendahnya produktivitas akibat pemasaran yang masih bersifat konvensional. Limbah cair batik memiliki karakteristik tingkat keasaman (pH), jumlah zat terlarut (Total Dissolved Solids/TDS), dan kekeruhan (NTU) yang tinggi sehingga berpotensi mencemari lingkungan apabila tidak dikendalikan. Untuk menjawab permasalahan tersebut, tim pengabdian menerapkan teknologi Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) berbasis Internet of Things (IoT) yang mampu memantau parameter pH, TDS, dan NTU secara otomatis dan realtime sebagai indikator kualitas limbah sebelum dialirkan ke lingkungan. Kegiatan ini juga mencakup pelatihan penggunaan dashboard IoT, manajemen operasional IPAL, serta pendampingan digital marketing untuk meningkatkan jangkauan pemasaran produk batik melalui platform digital. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman mitra dalam pengelolaan limbah yang lebih ramah lingkungan, kemampuan membaca dan memanfaatkan data sensor, serta peningkatan keterampilan pemasaran digital. Implementasi teknologi IPAL berbasis IoT ini berkontribusi pada pengendalian kualitas limbah cair sekaligus meningkatkan produktivitas dan daya saing kelompok pengrajin batik.
Fields of Study & Subjects
Water and Wastewater Treatment
Water Quality Monitoring Technologies
Water Quality Monitoring and Analysis
Publication details
- Journal / source
- GANESHA Jurnal Pengabdian Masyarakat
- Volume
- 6
- Issue
- 1
- Pages
- 450–456
- Publication date
- 7 January 2026
- Language
- ID