PENGUATAN POTENSI LOKAL MELALUI PELATIHAN BATIK CIPRAT DAN ECOPRINT
Abstract
Program pemberdayaan ini dilaksanakan untuk menjawab rendahnya keterampilan produktif masyarakat Desa Karanganyar, terutama ibu-ibu PKK, Kelompok Wanita Tani (KWT), dan siswa SMP Nawa Kartika, yang berdampak pada terbatasnya peluang pengembangan usaha kreatif berbasis potensi lokal. Masalah utama yang dihadapi adalah minimnya akses terhadap keterampilan praktis dalam pembuatan batik ciprat dan ecoprint, padahal kedua teknik tersebut memiliki nilai estetis dan potensi ekonomi yang tinggi sebagai produk kerajinan. Program pemberdayaan ini menawarkan solusi melalui pelatihan berbasis partisipatif, learning by doing, dan pendampingan teknis yang memungkinkan peserta terlibat aktif dalam setiap tahap proses pembuatan batik ciprat maupun ecoprint. Pelatihan batik ciprat meliputi pemahaman konsep, pembuatan pola, pencantingan, pewarnaan, pencipratan malam, hingga finishing, sedangkan pelatihan ecoprint menekankan teknik pounding, pemilihan daun, penyusunan motif, pemindahan pigmen, serta fiksasi warna. Hasilnya menunjukkan bahwa peserta mampu menghasilkan karya yang layak pakai dan bernilai estetis, bahkan keterampilan batik ciprat berhasil diaplikasikan lebih lanjut melalui pembuatan seragam KWT. Kesimpulan dari program ini adalah bahwa pemberdayaan melalui pelatihan keterampilan tekstil mampu meningkatkan kreativitas, kepercayaan diri, dan potensi kemandirian ekonomi masyarakat, meskipun masih memerlukan pendampingan lanjutan dan penguatan aspek pemasaran untuk mencapai keberlanjutan yang lebih optimal.
Fields of Study & Subjects
Community and Sustainable Development
Crafts
Textile
and Design
Cultural and Artistic Studies
Publication details
- Journal / source
- GANESHA Jurnal Pengabdian Masyarakat
- Volume
- 6
- Issue
- 1
- Pages
- 552–564
- Publication date
- 22 January 2026
- Language
- ID