Batik, Credit, Productivity: Causal Effects of Subsidized MSME Lending in Pekalongan, Lasem Cluster
Abstract
Kredit usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) secara luas dipromosikan sebagai tuas pertumbuhan lokal, namun efek kausalnya terhadap produktivitas di klaster perajin masih diperdebatkan. Artikel ini menelaah usaha batik di klaster Pekalongan dan Lasem (Jawa Tengah) untuk menilai apakah kredit meningkatkan penciptaan nilai, alih-alih sekadar memperbesar omzet. Studi ini mengestimasi dampak kausal penyaluran kredit UMKM terhadap produktivitas dan luaran peningkatan kualitas (upgrading), serta mengidentifikasi mekanisme dan profil penerima manfaat yang mengondisikan efek tersebut. Panel longitudinal perusahaan batik dihubungkan dengan catatan administratif penyaluran kredit dan dimanfaatkan melalui peluncuran program serta guncangan kuota penyaluran di tingkat cabang yang menggeser pengambilan kredit. Strategi empiris mengombinasikan difference-in-differences dengan efek tetap perusahaan dan waktu, serta estimasi instrumental variables (2SLS), disertai diagnostik studi kasus untuk menilai pra-tren dan dampak dinamis. Luaran mencakup nilai tambah per pekerja, margin kotor, peningkatan kualitas produk, status eksportir, dan resiliensi. Hasil menunjukkan peningkatan yang signifikan secara statistik pada nilai tambah dan margin melalui pemulusan modal kerja dan peningkatan kualitas peralatan yang selektif, terutama pada perusahaan yang lebih muda dan mengadopsi teknologi digital, tanpa bukti adanya pemindahan.
Fields of Study & Subjects
Microfinance and Financial Inclusion
Banking stability
regulation
efficiency
SMEs Development and Digital Marketing
Publication details
- Journal / source
- Jurnal Litbang Provinsi Jawa Tengah
- Volume
- 23
- Issue
- 2
- Pages
- 241–253
- Publication date
- 27 February 2026
- Language
- ID