Menilai Kembali Determinan Kinerja Bank Digital: Apakah Fintech Masih Lebih Dominan daripada Efisiensi dan Likuiditas di Indonesia Pasca Pandemi?

Read full text
Authors: Melvi Yansi, Frenita Claudia Angel, Juanda Triyadi
Cited by: 0

Abstract

Perkembangan bank digital pasca pandemi menimbulkan pertanyaan mengenai faktor utama yang menentukan kinerja keuangan perbankan digital. Literatur sebelumnya cenderung memosisikan adopsi teknologi, efisiensi operasional, dan likuiditas sebagai determinan yang sama pentingnya, namun bukti empiris terkini masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menilai kembali determinan kinerja keuangan bank digital di Indonesia selama periode 2022–2024. Dengan menggunakan regresi data panel terhadap sepuluh bank digital dan pemilihan model melalui uji Chow, Hausman, dan Lagrange Multiplier, penelitian ini menemukan bahwa fintech adoption berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan, sementara efisiensi operasional dan likuiditas tidak berpengaruh signifikan secara parsial. Temuan ini menunjukkan bahwa pada fase pasca pandemi, kapabilitas teknologi finansial menjadi determinan dominan kinerja bank digital, sedangkan faktor perbankan tradisional berperan sebagai pendukung. Hasil penelitian ini memberikan implikasi teoretis dan praktis bagi pengembangan strategi bank digital yang berkelanjutan.

Fields of Study & Subjects

FinTech Crowdfunding Digital Finance Digital Transformation in Financial Services Banking Sector Performance and Management

Publication details

Journal / source
Jesya (Jurnal Ekonomi & Ekonomi Syariah)
Volume
9
Issue
1
Pages
247–261
Publication date
2 February 2026
Language
ID