Filsafat Seni sebagai Dasar Etika dan Estetika dalam Penggunaan AI
Abstract
Artikel ini membahas bagaimana filsafat seni dapat menjadi dasar etika dan estetika bagi mahasiswa seni ketika menggunakan kecerdasan buatan dalam praktik kreatif. Kajian ini menanggapi kesenjangan penelitian, karena diskursus global mengenai AI dalam seni lebih banyak menyoroti etika teknologi, estetika digital, dan aspek pedagogis, tetapi jarang menawarkan kerangka filosofis yang utuh. Dengan pendekatan kualitatif konseptual dan argumentatif, penelitian ini mengkaji gagasan penting dari filsafat seni, etika teknologi, dan estetika digital untuk membangun model teoretis penggunaan AI yang bertanggung jawab dalam pendidikan seni. Temuan menunjukkan bahwa literasi filosofis pada dimensi ontologis, epistemologis, dan aksiologis membantu mahasiswa memahami persoalan intensi, otoritas kreatif, agensi, dan konsekuensi moral dari sistem algoritmik. Model yang diusulkan menempatkan AI sebagai alat dalam proses pemaknaan manusia, bukan sebagai pengganti kreativitas. Artikel ini menyimpulkan bahwa penggabungan filsafat seni dengan literasi AI meningkatkan kapasitas reflektif mahasiswa sekaligus menjaga integritas artistik di tengah perubahan digital yang cepat.
Fields of Study & Subjects
Art
Technology
and Culture
Art Education and Development
Digital Media and Visual Art
Publication details
- Journal / source
- Jurnal Senirupa Warna (JSRW)/Jurnal Seni Rupa Warna
- Volume
- 14
- Issue
- 1
- Pages
- 1–9
- Publication date
- 5 February 2026