Edukasi Keperawatan Terstruktur untuk Meningkatkan Kepatuhan Terapi pada Pasien dengan Penyakit Kronik
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas edukasi keperawatan terstruktur dalam meningkatkan kepatuhan terapi pada pasien dengan penyakit kronik. Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimental dengan pendekatan one-group pretest–posttest. Sebanyak 30 pasien dengan penyakit kronik (diabetes mellitus dan hipertensi) yang menjalani kontrol rutin di puskesmas dilibatkan dalam program edukasi keperawatan terstruktur selama empat minggu. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner karakteristik responden dan instrumen kepatuhan terapi berbasis Morisky Medication Adherence Scale (MMAS-8) sebelum dan sesudah intervensi. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan uji perbandingan. Sebagian besar responden berusia ≥50 tahun (70,0%) dan berjenis kelamin perempuan (56,7%). Sebelum intervensi, mayoritas pasien berada pada kategori kepatuhan terapi rendah (43,3%). Setelah edukasi keperawatan, terjadi peningkatan kepatuhan terapi pada kategori tinggi (63,3%). Rata-rata skor kepatuhan meningkat dari 4,86±1,72 menjadi 7,12±1,35. Edukasi keperawatan terstruktur efektif dalam meningkatkan kepatuhan terapi pasien dengan penyakit kronik. Intervensi berbasis edukasi dan pendampingan dapat menjadi strategi penting dalam mencegah komplikasi dan meningkatkan kualitas hidup pasien.
Fields of Study & Subjects
Medication Adherence and Compliance
Pharmacy and Medical Practices
Diabetes Management and Education
Publication details
- Journal / source
- JURNAL ANTARA ABDIMAS KEPERAWATAN
- Pages
- 19–24
- Publication date
- 26 February 2026
- Language
- ID