Implementasi Kebijakan Publik Dalam Melestarikan Cagar Budaya (Studi Kasus Gedung Juang 45 Bekasi)

Read full text
Authors: Sitti Wardiningsih, Nova Puspita Anggrain, Flourentina Dwiindah Pusparini, Yoyin Remon Ryun
Cited by: 0

Abstract

Kepadatan penduduk yang terjadi di Jakarta Selatan memunculkan permasalahan dalampenyediaan hunian bagi masyarakat. Salah satu upaya pemecahan masalah tersebut adalah denganmenghadirkan fasilitas hunian vertikal khususnya bagi kalangan masyarakat menengah atas, yangdiharapkan sekaligus mendukung perekonomian di Jakarta Selatan. Pembangunan hunian vertikalmengarah pada kenyamanan serta minimalisasi penggunaan lahan. Hal yang perlu diperhatikanadalah mengenai kesehatan, kenyamanan pengguna serta mencegah dampaknya merusak bagilingkungan sekitar. Salah satu caranya adalah menerapkan green architecture pada perancanganapartemen. Dengan menerapkan green architecture diharapkan, dapat memberikan manfaat ruangterbuka hijau di Jakarta Selatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatifdeskriptif. Data kualitatif diperoleh melalui observasi dan studi pustaka. Prinsip dasar pednekatanarsitektur hijau yang diterapkan pada desain apartemen meliputi hemat energi (conserving energy),tidak berdampak negative bagi kesehatan dan kenyamanan penghuni bangunan tersebut (respectfor site), dan merespon keadaan tapak dari bangunan (respect for user).Kata kunci: Hunian, Arsitektur hijau, Apartemen kelas Menengah atas

Fields of Study & Subjects

Sustainable Building Design and Assessment Architectural and Urban Studies Cultural Heritage Management and Preservation

Publication details

Journal / source
TRAVE
Volume
30
Issue
1
Pages
12–24
Publication date
4 March 2026
Language
ID