Pendidikan Agama Islam Sebagai Dasar Pembentukan Sosial dan Budaya pada Masyarakat Majemuk: Menggunakan Pendekatan Teori Sosial Kritis

Read full text
Authors: Desita Erviani
Cited by: 0

Abstract

Penelitian ini mengkaji research gap Pendidikan Agama Islam (PAI) di Indonesia yang dominan berorientasi hafalan dogmatis tanpa internalisasi sosial-budaya di masyarakat majemuk, dengan tujuan eksplisit menganalisis fenomena tersebut melalui teori sosial kritis Habermas-Freire serta merumuskan model PAI transformatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan dan desain studi kasus deskriptif. Pendekatan ini dipilih untuk memahami secara mendalam makna, nilai, dan proses yang terjadi dalam konteks sosial pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan PAI efektif membentuk identitas spiritual vertikal namun lemah sebagai agen dialog horizontal dan emansipasi budaya, mereproduksi struktur ideologis dogmatik yang menghambat toleransi pluralisme. Novelty terletak pada sintesis teori kritis dengan realitas PAI Indonesia yang menghasilkan model kurikulum dialogis berbasis refleksi Freire, berbeda dari studi deskriptif konvensional. Implikasi praktis mencakup reformasi RPP PAI dengan matriks hafalan-dialog-emansipasi, pelatihan guru teori kritis, dan ekstrakurikuler multikultural untuk transformasi budaya majemuk.

Fields of Study & Subjects

Education and Islamic Studies Multicultural Education and Local Wisdom Islamic Studies and Radicalism

Publication details

Journal / source
Jurnal Paris Langkis
Volume
6
Issue
2
Pages
205–216
Publication date
19 January 2026