Penguatan Budaya Anti-Fraud pada Karyawan Perbankan sebagai Upaya Pencegahan Tindak Kecurangan

Read full text
Authors: Endang Shyta Triana
Cited by: 0

Abstract

Tindak kecurangan (fraud) masih menjadi salah satu risiko utama yang dihadapi Bank Perekonomian Rakyat (BPR), terutama terkait keterbatasan sistem pengendalian internal dan pemahaman sumber daya manusia. Kegiatan pengabdian masyarakat ini berfokus pada penguatan budaya anti-fraud bagi karyawan BPR sebagai langkah preventif dalam mencegah terjadinya kecurangan. Tujuan pengabdian adalah meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan komitmen karyawan terhadap penerapan nilai integritas, etika, dan kepatuhan. Metode yang digunakan meliputi edukasi, sosialisasi kebijakan anti-fraud, diskusi interaktif, serta studi kasus yang relevan dengan praktik operasional BPR. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan pemahaman karyawan mengenai jenis dan dampak fraud, serta pentingnya peran individu dalam menciptakan lingkungan kerja yang transparan dan akuntabel. Kegiatan ini berdampak positif dalam memperkuat budaya organisasi BPR yang berorientasi pada pencegahan kecurangan dan kepercayaan masyarakat.

Fields of Study & Subjects

Ethics in Business and Education Corporate Governance and Financial Management Financial Literacy and Behavior

Publication details

Journal / source
JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat)
Volume
7
Issue
1
Pages
566–576
Publication date
10 January 2026