Analisis monitoring dan evaluasi terhadap tingkat pencapaian standar pelayanan minimal di UPTD Puskesmas Linggarjati Kabupaten Kuningan Tahun 2024
Abstract
Standar Pelayanan Minimal (SPM) merupakan acuan utama dalam menilai mutu dan pencapaian pelayanan kesehatan di puskesmas. Pelaksanaan SPM yang optimal memerlukan proses monitoring dan evaluasi (monev) yang terstruktur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan monitoring dan evaluasi terhadap pencapaian indikator SPM di UPTD Puskesmas Linggarjati Kabupaten Kuningan tahun 2024. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui wawancara, observasi, dan studi literatur. Informan penelitian berjumlah 35 orang pegawai puskesmas dengan pemilihan secara purposive. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 12 indikator SPM, hanya 2 indikator yang mencapai target, yaitu pelayanan kesehatan pada usia pendidikan dasar (117,68%) dan pelayanan penderita diabetes melitus (108,11%), sedangkan 10 indikator lainnya belum mencapai target, dengan capaian terendah pada pelayanan kesehatan ibu hamil (40,23%). Faktor utama yang mempengaruhi capaian SPM adalah keterbatasan sumber daya manusia, rangkap jabatan, ketidaksesuaian pembagian tugas, serta kurangnya koordinasi antar tim. Meskipun interval pertemuan staf meeting dan lokakarya bulanan sudah memadai, hambatan distribusi tugas dan beban kerja berlebih tetap berdampak pada pencapaian program. Disarankan penerapan inovasi “MERPATI” (Monitoring Evaluasi Rencana Program Aktif, Terpadu, dan Inovatif) untuk meningkatkan efektivitas monev, optimalisasi SDM, dan kualitas data kesehatan. Peningkatan koordinasi, pembagian tugas yang proporsional, serta pemantauan real-time diharapkan dapat mendorong tercapainya target SPM secara optimal.
Fields of Study & Subjects
Healthcare Quality and Satisfaction
Public Health and Nutrition
Public Administration in Developing Nations
Publication details
- Journal / source
- BEMAS Jurnal Bermasyarakat
- Volume
- 6
- Issue
- 2
- Pages
- 237–244
- Publication date
- 9 January 2026