Optimalisasi pengajuan proposal pelatihan 25 keterampilan dasar kader posyandu UPTD Puskesmas Cilimus Tahun 2024
Abstract
Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) merupakan inovasi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelayanan kesehatan primer bagi seluruh kelompok usia, mulai dari balita hingga lansia. Salah satu kebijakan penting dalam implementasinya adalah penguatan kapasitas kader melalui penguasaan 25 keterampilan dasar. Tujuan pengabdian ini adalah mendeskripsikan tingkat penguasaan kader Posyandu terhadap keterampilan tersebut sebagai bentuk kesiapan pelaksanaan ILP. Pengabdian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik wawancara, observasi, dan studi literatur. Subjek pengabdian adalah kader Posyandu di tiga desa, yaitu Cilimus, Kaliaren, dan Bandorasa Kulon, yang telah menjadi lokasi uji coba ILP. Hasil menunjukkan sebagian besar kader belum menguasai seluruh keterampilan dasar, sehingga peran mereka dalam memberikan pelayanan kesehatan masih belum optimal. Kekurangan ini berdampak pada keterbatasan dalam penyediaan pelayanan kesehatan yang komprehensif di masyarakat. Simpulan dari pengabdian ini adalah perlunya pelatihan berbasis kebutuhan yang dilaksanakan secara menyeluruh dan berkelanjutan untuk meningkatkan pengetahuan, pemahaman, dan keterampilan kader. Pelatihan yang terstruktur diharapkan mampu memperkuat kapasitas kader dalam menerapkan keterampilan dasar, sehingga tujuan transformasi pelayanan kesehatan primer di tingkat komunitas dapat tercapai dengan baik.
Fields of Study & Subjects
Public Health and Nutrition
Healthcare Quality and Satisfaction
Methodologies in Health Research and Practice
Publication details
- Journal / source
- BEMAS Jurnal Bermasyarakat
- Volume
- 6
- Issue
- 2
- Pages
- 253–259
- Publication date
- 9 January 2026