Implementasi panduan posyandu dalam penatalaksanaan perencanaan Posyandu Ilp di UPTD Puskesmas Cilimus Tahun 2024
Abstract
Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) merupakan inovasi dari posyandu konvensional yang memadukan berbagai layanan kesehatan dalam satu tempat dan waktu, sehingga diharapkan dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelayanan. Peran kader menjadi sangat penting karena mereka dituntut menguasai keterampilan yang lebih luas sesuai kriteria pelaksanaan posyandu ILP yang ditetapkan Kementerian Kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan panduan posyandu sebagai acuan kader dalam penatalaksanaan kegiatan posyandu ILP di wilayah kerja UPTD Puskesmas Cilimus. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi lapangan, wawancara dengan kader dan petugas puskesmas, serta studi literatur. Sebanyak 25 kader posyandu dilibatkan sebagai sasaran sosialisasi panduan. Uji coba pelaksanaan dilakukan di tiga desa (Cilimus, Kaliaren, dan Bandorasa Kulon). Hasil menunjukkan bahwa sebelum adanya panduan, peran kader dalam pelaksanaan posyandu ILP belum maksimal. Panduan yang disusun memuat sembilan komponen utama, meliputi panduan pelaksanaan, kategori kader, penatalaksanaan posyandu, alur pelayanan, paket layanan, pengukuran antropometri, penggunaan alat, peran kader, dan instrumen kompetensi. Panduan tersedia dalam bentuk cetak dan digital untuk memudahkan akses kader. Kesimpulannya, penyusunan panduan posyandu ILP dapat menjadi acuan sistematis bagi kader dalam melaksanakan tugasnya, sehingga diharapkan mampu meningkatkan keterampilan dan peran kader dalam pelayanan kesehatan masyarakat.
Fields of Study & Subjects
Public Health and Nutrition
Healthcare Quality and Satisfaction
Methodologies in Health Research and Practice
Publication details
- Journal / source
- BEMAS Jurnal Bermasyarakat
- Volume
- 6
- Issue
- 2
- Pages
- 260–265
- Publication date
- 9 January 2026