Analisa Pengoperasian Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum di Jakarta: Studi Empiris Kontrak PT PLN (Persero) dengan Perum Damri dan Perusahaan Swasta

Read full text
Authors: Hanif Alfian
Cited by: 0
References: 7

Abstract

Teknologi KBL (kendaraan berbasis listrik) merupakan “disruptive technology” yang kehadirannya sudah ditunggu di Negara berkembang termasuk Indonesia. Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) merupakan salah satu fasilitas yang keberadaannya sangat berperan penting bagi masyarakat saat ini dan beberapa waktu yang akan datang. Penyebab utama meningkatnya penggunaan kendaraan listrik adalah mulainya kesadaran masyarakat akan kendaraan yang ramah lingkungan dikarenakan tidak menimbulkan emisi Carbon, serta adanya dukungan dari Pemerintah Republik Indonesia demi tercapainya Net Zero Emission (NZE) melalui berbagai kebijakan dan program. PT PLN (Persero) sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memiliki peran strategis dalam melaksanakan amanat Undang-Undang melalui bekerjasama dengan Perusahaan Umum (Perum) Damri dan Perusahaan Swasta untuk menyediakan infrastuktur SPKLU dengan skema bisnis Provide, Privately Owned and Operated dimana Perusahaan Swasta sebagai pihak penyedia Unit DC Charger. Pada skema kerjasama tersebut dinilai masih belum optimal, dikarenakan pola pengoperasiannya hanya diperuntukkan kepada Bus milik Perum Damri. Pada Penelitian ini SPKLU di Pool Damri Kemayoran dinilai strategis dan layak secara finansial dengan ROI 38,66%, NPV Rp289,4 juta, IRR 38,8%, PBP 6,2 tahun, serta BCR 1,39, sehingga potensial mendukung adopsi kendaraan listrik secara berkelanjutan.

Fields of Study & Subjects

Electric Vehicles and Infrastructure Public-Private Partnership Projects Electric and Hybrid Vehicle Technologies

Publication details

Journal / source
Jurnal Ilmu Multidisplin
Volume
4
Issue
6
Pages
4028–4041
Publication date
11 February 2026
Language
ID