Analisis Kontra Naratif Kebijakan Pembentukan Danantara untuk Mendukung Ketahanan Ekonomi Nasional Indonesia

Read full text
Authors: Siti Maria Mega Aryanti, Margaretha Hanita
Cited by: 0

Abstract

Pembentukan Danantara sebagai Sovereign Wealth Fund (SWF) Indonesia oleh pemerintahan Prabowo-Gibran menuai pro dan kontra di ruang publik. Artikel ini menganalisis kontra narasi kebijakan tersebut dengan pendekatan Narrative Policy Analysis (NPA) untuk memahami persepsi, kritik, dan rekomendasi terhadap keberadaan Danantara dalam konteks ketahanan ekonomi nasional. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan data sekunder dari media daring nasional dan internasional, yang dikodekan berdasarkan empat dimensi ketahanan ekonomi: stabilitas makroekonomi, efisiensi pasar, tata kelola pemerintahan yang baik, dan pembangunan sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kontra narasi didominasi oleh isu kurangnya transparansi dan akuntabilitas dalam tata kelola, yang menimbulkan ketidakpercayaan publik. Di sisi lain, narasi pemerintah mengklaim bahwa Danantara telah menerapkan prinsip good corporate governance. Melalui analisis metanarasi, artikel ini merekomendasikan strategi pengembangan kebijakan berupa peningkatan akses data publik, pembentukan pakta integritas, regulasi anti-korupsi, serta penguatan riset dan reformasi tata kelola. Dengan demikian, Danantara diharapkan dapat berfungsi secara efektif sebagai pilar ketahanan ekonomi nasional.

Fields of Study & Subjects

State Capitalism and Financial Governance Public Administration in Developing Nations Local Governance and Development

Publication details

Journal / source
JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN DAN ILMU SOSIAL
Volume
7
Issue
1
Pages
1061–1076
Publication date
15 January 2026
Language
EN