NARASI YUDISIAL DAN PENALARAN PEMBUKTIAN DALAM PERKARA HONOR KILLING BANAZ MAHMOD

Read full text
Authors: Zul Khaidir Kadir
Cited by: 1

Abstract

Artikel ini mengkaji hubungan antara narasi yudisial dan penalaran pembuktian dalam perkara pembunuhan demi kehormatan Banaz Mahmod. Penelitian menggunakan metode hukum berbasis kasus dengan menelaah bahan yudisial, terutama dokumen pertimbangan pemidanaan, laporan perkara, dan bahan hukum resmi yang memuat kronologi, motif, peran pelaku, serta hubungan antarfakta. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa narasi yudisial membantu pengadilan menyusun ancaman, kontrol keluarga, penyembunyian jenazah, dan tindakan terkoordinasi sebagai satu rangkaian yang memiliki arti hukum. Namun, narasi itu tetap dibatasi oleh penalaran pembuktian karena setiap kesimpulan tentang peran dan kesalahan pelaku harus ditopang oleh bukti yang cukup. Kesulitan utama perkara ini terletak pada cara menerjemahkan cerita kolektif tentang kehormatan, ancaman, dan kekerasan menjadi pertanggungjawaban pidana individual tanpa melonggarkan standar pembuktian pidana.

Fields of Study & Subjects

Legal and Social Justice Studies Gender and Women's Rights Indonesian Legal and Regulatory Studies

Publication details

Journal / source
Jurnal Citra Multidisiplin
Publisher
Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti
Volume
1
Issue
6
Pages
623–636
Publication date
21 June 2026