Pemberdayaan Masyarakat dalam Aksi Donor Darah Sukarela di Kelurahan Laloeha Kabupaten Kolaka
Abstract
Ketersediaan kantong darah di Kabupaten Kolaka masih menunjukkan fluktuasi yang signifikan dari waktu ke waktu. Rendahnya angka pendonor darah sukarela dan pendonor rutin menjadi salah satu faktor utama fluktuasi tersebut. Oleh karena itu, pemberdayaan masyarakat sebagai pendonor darah sukarela diperlukan melalui edukasi dan promosi kesehatan. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan edukasi manfaat donor darah bagi kesehatan dan mengundang partisipasi masyarakat dalam aksi peduli donor darah. Pelaksanaan pengabdian ini berkolaborasi dengan Departemen Sosial, Kesehatan dan Lingkungan Hidup Dewan Pengurus Daerah Wahdah Islamiyah Kolaka. Sebanyak 39 peserta memperoleh edukasi tentang manfaat donor darah dan syarat-syarat untuk menjadi pendonor darah. Melalui skrining kondisi kesehatan, sebanyak 32 peserta memenuhi persyaratan kriteria sebagai pendonor darah yakni laki-laki 37,5% dan perempuan 62,5%. Kantong darah yang terkumpul terdiri dari golongan darah A (18,8%), B (15,6%), AB (12,5%), dan O (53,1%). Partisipasi yang aktif oleh peserta menunjukkan antusiasme masyarakat dalam kegiatan ini sehingga program berkelanjutan masih perlu dilakukan untuk perekrutan pendonor rutin agar kebutuhan kantong darah di Kabupaten Kolaka dapat terpenuhi secara simultan.
Fields of Study & Subjects
Blood donation and transfusion practices
Methodologies in Health Research and Practice
Adolescent Health and Behaviors
Publication details
- Journal / source
- Jurnal Abdi dan Dedikasi kepada Masyarakat Indonesia
- Publisher
- Warta Farmasi, Politeknik Bina Husada Kendari
- Volume
- 4
- Issue
- 1
- Pages
- 107–114
- Publication date
- 23 January 2026