Penyegaran Wasit Tenis Kejuaraan Junior Nasional TDP Riau Tennis Tournament Tahun 2025

Read full text
Authors: Rices Jatra, Rezki, Fitriana Yolanda, Budi Arif Setiawan, Swara ilham Firmansuah
Cited by: 0

Abstract

Riau Tennis Tournament, yang diselenggarakan oleh WSRJ Management, merupakan salah satu event junior nasional unggulan di Indonesia, menarik partisipasi lebih dari 250 pemain. Namun, keberhasilan turnamen ini dihadapkan pada permasalahan serius terkait kualitas perwasitan. Terdapat keluhan signifikan dari orang tua pemain dan pelatih mengenai ketidakpuasan terhadap ketidakonsistenan keputusan wasit dan kurangnya pemahaman ofisial terhadap pembaruan peraturan International Tennis Federation (ITF). Permasalahan ini berpotensi merusak kredibilitas turnamen dan mengurangi pengalaman positif bagi peserta. Kegiatan ini bertujuan untuk mengatasi kesenjangan kompetensi tersebut demi meningkatkan kualitas pelayanan pertandingan yang profesional dan memperkuat citra positif turnamen. Metode Pelaksanaan: Solusi yang dirancang adalah penyelenggaraan Program Penyegaran Wasit dan Linesman (refreshment training). Metode yang digunakan bersifat sistematis, meliputi sesi pelatihan intensif selama dua hari (teori dan praktik) yang fokus pada pemutakhiran aturan terkini, prosedur standar operasional, dan simulasi pertandingan nyata. Untuk menjamin konsistensi pemahaman, dikembangkan Modul Digital Interaktif dan Buku Saku Cetak sebagai media referensi cepat di lapangan. Program ini juga menerapkan Sistem Evaluasi dan Sertifikasi Internal serta Pengembangan Database Digital Wasit untuk memudahkan mitra dalam manajemen sumber daya manusia (SDM) ofisial di masa depan. Hasil dan Kontribusi: Pelaksanaan PkM ini diharapkan menghasilkan peningkatan akurasi keputusan wasit dalam simulasi pertandingan (target ≥90%), serta menjamin konsistensi dalam penerapan aturan pertandingan terkini di antara ofisial. Luaran manajerial mencakup tersedianya database aktif yang memfasilitasi pemetaan dan pelacakan perkembangan SDM wasit. Kontribusi terpenting PkM ini adalah mewujudkan profesionalisme ofisial pertandingan yang selama ini belum tersedia secara sistematis di tingkat daerah, sehingga mutu kompetisi dapat setara dengan turnamen nasional lainnya. Selain itu, program ini selaras dengan kebijakan Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM) dan mendukung pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU), khususnya IKU 2, IKU 5, dan IKU 6.

Fields of Study & Subjects

Sports and Physical Education Research Advanced Technology in Applications Multimedia Learning Systems

Publication details

Journal / source
INSAN CENDEKIA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Volume
3
Issue
3
Pages
324–334
Publication date
4 January 2026