Strategi Peningkatan Regulasi Emosi Peserta Didik melalui Metode Experiential Learning di SD Negeri 20 Tanjung Lago
Abstract
Regulasi emosi adalah kemampuan individu untuk mengenali, memahami, dan mengelola perasaan agar tidak mengganggu aktivitas belajar maupun interaksi sosial. Pada siswa sekolah dasar, keterampilan ini sangat penting karena berpengaruh terhadap fokus, kesiapan belajar, serta hubungan dengan teman sebaya dan guru. Observasi awal di SD Negeri 20 Tanjung Lago menunjukkan bahwa sebagian siswa mudah tersulut emosi, sulit menenangkan diri, dan kurang mampu mengekspresikan perasaan dengan tepat. Penelitian ini bertujuan meningkatkan regulasi emosi melalui metode experiential learning. Metode yang digunakan berupa edukasi berbasis pengalaman dengan tahapan perencanaan, persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Aktivitas meliputi penyampaian materi emosi, penayangan video, kegiatan mewarnai, serta permainan bertema emosi. Subjek penelitian adalah siswa kelas V dan VI berusia 10–12 tahun. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan mengenali emosi, mengekspresikan perasaan secara tepat, serta menggunakan strategi sederhana untuk menenangkan diri. Kesimpulannya, experiential learning efektif mendukung regulasi emosi sekaligus memperkuat keterampilan sosial dan kesiapan belajar siswa.
Fields of Study & Subjects
Early Childhood Education and Development
Social Skills and Education
Child and Adolescent Psychosocial and Emotional Development
Publication details
- Journal / source
- Journal of Community and Development
- Volume
- 6
- Issue
- 2
- Pages
- 1100–1109
- Publication date
- 2 January 2026