Transportasi Udara Sebagai Penghubung Antarwilayah: Indeks Konektivitas Provinsi di Indonesia (2010–2022)
Abstract
Transportasi udara merupakan komponen strategis dalam integrasi spasial dan pembangunan wilayah, terutama di negara kepulauan seperti Indonesia. Namun demikian, pengukuran konektivitas udara antarprovinsi hingga kini masih didominasi oleh indikator agregat, seperti jumlah rute, penumpang, dan kapasitas kursi, yang belum sepenuhnya menangkap struktur dan kualitas keterhubungan spasial. Penelitian ini bertujuan untuk mengisi kesenjangan tersebut dengan menyusun indeks konektivitas udara antarprovinsi berbasis jaringan inbound selama periode 2010–2022. Studi ini menggunakan data kedatangan penumpang penerbangan domestik pada 45 bandara amatan di 33 provinsi untuk membangun jaringan penerbangan terarah yang merepresentasikan provinsi sebagai tujuan mobilitas udara. Tingkat konektivitas dianalisis menggunakan tiga ukuran sentralitas jaringan, yaitu sentralitas derajat, sentralitas kedekatan, dan sentralitas eigenvektor, yang masing-masing mencerminkan keterhubungan langsung, efisiensi akses, dan pengaruh struktural suatu provinsi dalam jaringan nasional. Hasil analisis menunjukkan adanya konsentrasi konektivitas yang persisten di Pulau Jawa, dengan Jawa Timur, D.I. Yogyakarta, dan DKI Jakarta menempati posisi paling sentral sepanjang periode pengamatan. Sebaliknya, sebagian besar provinsi di Sumatera dan kawasan timur Indonesia menunjukkan tingkat konektivitas yang lebih rendah dan cenderung stagnan. Pandemi COVID-19 menjadi titik balik penting yang memperkuat konsolidasi jaringan pada simpul utama dan memperlebar kerentanan wilayah periferal, dengan pemulihan pascapandemi yang belum merata hingga 2022. Penelitian ini menegaskan bahwa konektivitas udara merupakan bentuk modal spasial yang berpengaruh terhadap aksesibilitas dan potensi ekonomi wilayah. Indeks konektivitas udara inbound yang dikembangkan dapat dimanfaatkan sebagai instrumen diagnostik dalam perencanaan transportasi dan pembangunan wilayah berbasis bukti, khususnya untuk mengidentifikasi keterisolasian spasial dan merancang kebijakan konektivitas yang lebih inklusif dan berkeadilan.
Fields of Study & Subjects
Aviation Industry Analysis and Trends
Global Urban Networks and Dynamics
Regional Economic and Spatial Analysis
Publication details
- Journal / source
- Bappenas Working Papers
- Volume
- 9
- Issue
- 1
- Pages
- 190–209
- Publication date
- 30 January 2026