Komoditas Strategis dan Hilirisasi Pertanian sebagai Pilar Transformasi Ekonomi Indonesia
Abstract
Komoditas pangan dan perkebunan memiliki peran strategis dalam pembangunan ekonomi Indonesia, tidak hanya sebagai penyedia kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga sebagai penopang stabilitas makroekonomi, sumber utama penyerapan tenaga kerja, dan motor transformasi struktural. Dalam konteks ketidakpastian global, perubahan iklim, serta volatilitas harga komoditas internasional, penguatan ketahanan pangan dan percepatan hilirisasi pertanian menjadi agenda kebijakan yang semakin krusial. Artikel ini menganalisis peran komoditas strategis dan hilirisasi pertanian dalam kerangka pembangunan Indonesia tahun 2026 dengan mengaitkannya pada agenda Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029. Menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif, reviu literatur kebijakan dan akademik, serta pembelajaran lintas negara, kajian ini menunjukkan bahwa sektor pangan dan perkebunan berkontribusi signifikan terhadap PDB, stabilitas inflasi, neraca perdagangan, dan pembangunan wilayah perdesaan. Namun demikian, proses hilirisasi masih menghadapi tantangan struktural berupa produktivitas hulu yang rendah, volatilitas harga pangan, serta lemahnya integrasi petani dan UMKM ke dalam rantai nilai industri. Artikel ini menegaskan bahwa hilirisasi pertanian perlu dipahami sebagai strategi transformasi ekonomi yang inklusif, bukan semata industrialisasi berbasis komoditas. Penguatan produktivitas, stabilisasi harga berbasis wilayah, diversifikasi hilirisasi, serta integrasi hulu–hilir menjadi kunci agar komoditas strategis berfungsi sebagai pilar pertumbuhan ekonomi berkualitas dan berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045.
Fields of Study & Subjects
Agriculture and Agroindustry Studies
Agricultural Economics and Practices
Agricultural economics and policies
Publication details
- Journal / source
- Bappenas Working Papers
- Volume
- 9
- Issue
- 1
- Pages
- 53–72
- Publication date
- 30 January 2026
- Language
- ID