Hubungan Pengetahuan Dengan Sikap Pada Calon Jemaah Haji dan Umrah Lansia Terhadap Pencegahan Dehidrasi

Read full text
Authors: Firda Amalia, Pritha Maya Savitri, Diana Agustini, Melly Kristanti
Cited by: 0

Abstract

Pendahuluan: Ibadah haji maupun umrah merupakan ibadah umat Islam yang dilakukan di Arab Saudi. Pelaksanaannya pada musim panas dengan suhu dapat mencapai lebih dari 40°C sehingga berisiko menimbulkan dehidrasi, khususnya pada kelompok lansia. Dehidrasi pada lansia dapat menimbulkan komplikasi serius bahkan kematian. Pencegahan dehidrasi dapat dilakukan melalui pengetahuan dan sikap yang baik dalam pemenuhan asupan cairan.Metode: Penelitian ini merupakan studi analitik observasional dengan desain potong lintang. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling, melibatkan 50 responden lansia calon jemaah haji dan umrah. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari–Desember 2023 di Biro Umrah dan Haji NRA, Jakarta Selatan. Data dianalisis menggunakan uji chi-square untuk menilai hubungan antara pengetahuan dan sikap terhadap pencegahan dehidrasi.Hasil: Mayoritas responden memiliki pengetahuan baik (62%) dan sikap cukup (56%), dengan karakteristik terbanyak perempuan usia 60–65 tahun. Analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan bermakna antara pengetahuan dengan sikap calon jemaah haji dan umrah lansia terhadap pencegahan dehidrasi (p = 0,035). Simpulan: Terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan dengan sikap calon jemaah haji dan umrah lansia terhadap pencegahan dehidrasi.Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dengan sikap pada calon jemaah haji dan umrah lansia dalam pencegahan dehidrasi.

Fields of Study & Subjects

Travel-related health issues Thermoregulation and physiological responses Education and Islamic Studies

Publication details

Journal / source
Journal Of The Indonesian Medical Association
Volume
75
Issue
5
Pages
220–225
Publication date
15 January 2026