Pembelajaran Mendalam: Strategi Peningkatan Capaian Pembelajaran Menulis Puisi Bernilai Ekonomi Kreatif Barbasis Digital

Read full text
Authors: Haswinda Harpriyanti, Noor Indah Wulandari, Heppy Lismayanti
Cited by: 0

Abstract

Pembelajaran bahasa Indonesia membutuhkan sumber belajar yang kontekstual dan berakar pada pengalaman budaya peserta didik. Salah satu sumber pembelajaran yang potensial adalah kearifan lokal yang hidup dalam masyarakat. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan tradisi malabuh masyarakat Banjar sebagai sumber pembelajaran teks berbasis kearifan lokal dalam Pendidikan Bahasa Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi. Data diperoleh melalui observasi lapangan, wawancara mendalam dengan tokoh adat, sesepuh kampung, dan pelaku ritual, serta dokumentasi narasi lisan masyarakat Banjar di Kalimantan Selatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi malabuh mengandung kekayaan narasi spiritual, simbol ritual, dan nilai budaya yang relevan untuk pembelajaran teks, seperti teks narasi budaya, teks deskripsi, teks eksplanasi, dan teks laporan hasil observasi. Tradisi ini merepresentasikan relasi harmonis manusia–alam–entitas spiritual serta sistem pengetahuan lokal yang diwariskan secara turun-temurun. Pemanfaatan tradisi malabuh sebagai sumber pembelajaran teks memungkinkan peserta didik memahami struktur dan makna teks secara kontekstual sekaligus menumbuhkan kesadaran budaya dan identitas lokal. Dengan demikian, tradisi malabuh tidak hanya berfungsi sebagai praktik budaya, tetapi juga sebagai sumber pembelajaran Bahasa Indonesia yang kontekstual, bermakna, dan relevan dengan tujuan pendidikan berbasis kearifan lokal.

Fields of Study & Subjects

Multicultural Education and Local Wisdom Language Acquisition and Education Educational Curriculum and Learning Methods

Publication details

Journal / source
Education Achievement Journal of Science and Research
Pages
94–102
Publication date
5 February 2026
Language
EN