Campur Kode dalam Novel Rindu Karya Tere Liye

Read full text
Authors: Nor Hidayah, Heppy Lismayanti, Noor Indah Wulandari, Johan Arifin, Rahidatul Laila Agustina
Cited by: 0

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis jenis dan konteks sosial di mana kode campur muncul dalam novel Rindu karya Tere Liye. Kode campur adalah fenomena linguistik di mana seorang penutur memasukkan unsur-unsur bahasa lain seperti kata, frasa, klausa, atau idiom ke dalam bahasa utama tanpa mengubah topik pembicaraan. Fenomena ini khususnya relevan untuk diteliti dalam Rindu, karena narasinya berlatar pada masa kolonial, yang menyediakan lingkungan ideal untuk kontak bahasa dan interaksi antarbudaya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teks novel sebagai sumber data. Data kode campur diidentifikasi dan diklasifikasikan berdasarkan jenisnya (intra-kalimat, antar-kalimat, atau frasa nominal) dan bahasa yang digunakan (Belanda atau Inggris), dengan mengacu pada teori Fishman (1972) dan Holmes (2013). Data tersebut kemudian ditafsirkan dengan memeriksa konteks sosial dan naratif untuk memahami peran sosial, makna simbolik, dan hubungan kekuasaan di antara karakter sebagaimana tercermin melalui penggunaan bahasa. Secara hipotetis, penelitian ini diharapkan menunjukkan bahwa campur kode intrakalimat dengan unsur-unsur Belanda mendominasi, mencerminkan identitas sosial dan status kolonial yang berlaku pada masa itu. Kesimpulan akan merangkum berbagai bentuk campur kode dan implikasinya terhadap hubungan sosial dan dinamika kekuasaan dalam konteks novel.

Fields of Study & Subjects

Linguistic and Sociocultural Studies Linguistics Language Diversity and Identity Language and Culture

Publication details

Journal / source
Education Achievement Journal of Science and Research
Pages
161–167
Publication date
7 February 2026
Language
EN