Feodalisme Pesantren dalam Pemberitaan Media Massa: Analisis Framing Perspektif Dakwah

Read full text
Authors: Nurul Azizah
Cited by: 0

Abstract

Feodalisme pesantren merupakan istilah yang menggambarkan kritik terhadap hubungan hierarki antara kiai dan santri di pesantren. Dimana praktik pengabdian dan ketaatan santri terhadap kiai disalah artikan sebagai system feodal. Penelitian ini berupaya untuk mengkaji bagaimana media massa membingkai isu feodalisme dalam pesantren melalui pendekatan analisis framing, serta melihat bagaimana perspektif dakwah dapat menjadi alat kritis dalam menilai konstruksi pemberitaan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif interpretatif. Sumber data berasal dari dua berita yang diunggah oleh Media Online Kumparan pada tanggal 23 April 2025 dan tanggal 27 Mei 2025. Kemudian kedua berita tersebut akan peneliti analisis menggunakan Teknik analisis framing model Robert and Entman. isu feodalisme pesantren yang dilakukan oleh media kumparan menunjukkan bahwa secara dakwah media kumparan telah melakukan aktivitas dakwah bil-qolam (tulisan) yang sesuai dengan nilai-nilai sakwah islam, yakni hikmah (kebijaksanaan), mau‘izhah hasanah (nasihat yang baik), dan taujih (bimbingan moral). Dibalik panasnya isu tentang feodalisme pesantren, media kumparan hadir dengan narasi pembingkaian yang proporsional, memberikan pengertian tentang dunia pesantren secara teoritis dan praktis, agar masyarakat memahami bahwa sistem pesantren adalah bentuk khas pendidikan Islam Nusantara yang tak bisa disamakan begitu saja dengan model Barat.

Fields of Study & Subjects

Islamic Finance and Communication Islamic Studies and Radicalism Cultural and Religious Practices in Indonesia

Publication details

Journal / source
Al-Ittishol Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
Volume
7
Issue
1
Pages
18–30
Publication date
9 January 2026
Language
EN