INTEGRASI ETIKA PENDIDIKAN ISLAM DALAM KURIKULUM BERBASIS CINTA DI ERA DISRUPSI DIGITAL DAN ANONIMITAS GLOBAL
Abstract
ABSTRAK Disrupsi digital dan anonimitas global telah memengaruhi perilaku moral peserta didik melalui melemahnya kontrol etika dan munculnya fenomena online disinhibition effect di ruang digital. Kondisi ini menimbulkan kesenjangan antara pengetahuan keagamaan dan praksis moral, sehingga menuntut pendekatan pendidikan yang lebih humanis dan reflektif. Penelitian ini bertujuan menganalisis integrasi etika Pendidikan Agama Islam dalam kurikulum berbasis cinta sebagai respons terhadap tantangan moral di era digital. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan yang dianalisis secara normatif-teologis, filosofis-pedagogis, dan kontekstual-kritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurikulum berbasis cinta yang berlandaskan nilai rahmah, empati, dan penghormatan terhadap martabat manusia mampu memperkuat internalisasi akhlak peserta didik secara kontekstual. Penguatan kesadaran muraqabah serta pembiasaan nilai tabayyun dan akhlak karimah terbukti efektif dalam meredam dampak negatif disinhibisi daring dan membentuk perilaku digital yang bertanggung jawab. Penelitian ini menegaskan bahwa kurikulum PAI berbasis cinta merupakan model pedagogis humanis yang relevan dalam menghadapi kompleksitas kehidupan digital global.
Fields of Study & Subjects
Education and Character Development
Pancasila Values in Education
Educational Curriculum and Learning Methods
Publication details
- Journal / source
- EDUCATIONAL Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran
- Volume
- 6
- Issue
- 1
- Pages
- 28–35
- Publication date
- 9 January 2026