Pengaruh Tele-Edukasi Masa Nifas Berbasis WhatsApp terhadap Peningkatan Pengetahuan dan Sikap Perawatan Diri Ibu dalam Perspektif Kesehatan Reproduksi
Abstract
Masa nifas merupakan bagian integral dari siklus kesehatan reproduksi perempuan yang ditandai oleh proses pemulihan organ reproduksi serta adaptasi fisik, psikologis, dan sosial pascapersalinan. Kegagalan dalam memahami tanda bahaya nifas dan praktik perawatan diri yang tepat berkontribusi terhadap meningkatnya risiko morbiditas dan mortalitas maternal. Keterbatasan akses pelayanan kesehatan pascamelahirkan menuntut adanya pendekatan edukatif alternatif yang berkelanjutan dan mudah dijangkau. Pemanfaatan teknologi komunikasi melalui aplikasi WhatsApp memberikan peluang strategis dalam penyampaian edukasi kesehatan reproduksi secara individual dan berkesinambungan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh tele-edukasi masa nifas berbasis WhatsApp terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap perawatan diri ibu dalam perspektif kesehatan reproduksi. Penelitian menggunakan desain pre-eksperimental one-group pretest–posttest dengan melibatkan 30 ibu nifas yang memenuhi kriteria inklusi. Intervensi diberikan selama tujuh hari berturut-turut melalui materi edukasi terstruktur mencakup aspek perawatan diri nifas, tanda bahaya reproduksi, nutrisi, kesehatan mental postpartum, dan pencegahan komplikasi nifas. Analisis data dilakukan menggunakan uji Shapiro–Wilk dan uji paired t-test. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan (p < 0,001) dan sikap (p < 0,001) ibu nifas setelah intervensi. Proporsi ibu dengan kategori pengetahuan baik meningkat dari 0% menjadi 83,3%, sedangkan sikap positif terhadap perawatan diri meningkat dari 0% menjadi 96,7%. Temuan ini menegaskan bahwa tele-edukasi berbasis WhatsApp efektif sebagai strategi promosi kesehatan reproduksi dalam mendukung pemulihan nifas yang aman dan berkelanjutan.
Fields of Study & Subjects
Mobile Health and mHealth Applications
Social Media in Health Education
Public Health and Nutrition
Publication details
- Journal / source
- Jurnal Kesehatan dan Pembangunan
- Volume
- 16
- Issue
- 1
- Pages
- 28–36
- Publication date
- 28 January 2026