ANALISIS PENERAPAN KOMUNIKASI EFEKTIF DENGAN TEKNIK SBAR TERHADAP RESIKO INSIDEN KESELAMATAN PASIEN

Read full text
Authors: Siska Novi Anggaraini, Leni Wijaya
Cited by: 0

Abstract

Komunikasi efektif merupakan komponen krusial dalam pemberian asuhan keperawatan, terutama dalam upaya menjamin keselamatan pasien. Salah satu metode komunikasi yang terbukti efektif adalah teknik SBAR (Situation, Background, Assessment, Recommendation), yang memungkinkan perawat menyampaikan informasi secara sistematis, jelas, dan terstruktur sehingga dapat meminimalkan terjadinya kesalahan pelayanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan komunikasi efektif menggunakan metode SBAR dalam menurunkan risiko insiden keselamatan pasien di RS Musi Medika Cendekia Palembang. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan survei deskriptif dan rancangan cross-sectional. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara non-probability sampling dengan metode total sampling terhadap 47 perawat yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki risiko insiden keselamatan pasien pada kategori rendah sebanyak 30 responden (63,8%). Penerapan komunikasi efektif SBAR juga berada pada kategori baik sebanyak 30 responden (63,8%). Hasil uji statistik diperoleh nilai p-value sebesar 0,000 (p < 0,05), yang menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara penerapan komunikasi efektif SBAR dengan risiko insiden keselamatan pasien. Dengan demikian, semakin baik penerapan komunikasi SBAR oleh perawat, maka semakin rendah risiko terjadinya insiden keselamatan pasien. Diharapkan perawat dapat terus meningkatkan keterampilan komunikasi SBAR guna meningkatkan mutu pelayanan keperawatan dan mencegah kejadian tidak diharapkan (KTD).

Fields of Study & Subjects

Hospital Admissions and Outcomes Patient Safety and Medication Errors Infection Control in Healthcare

Publication details

Journal / source
Jurnal Kesehatan dan Pembangunan
Volume
16
Issue
1
Pages
68–77
Publication date
28 January 2026