PENGARUH BREATHING RELAXATION DENGAN TEKNIK BALLOON BLOWING TERHADAP SATURASI OKSIGEN PADA ANAK DENGAN ASMA
Abstract
Asma merupakan penyakit saluran pernapasan kronis yang sering terjadi pada anak dan dapat menyebabkan gangguan ventilasi serta penurunan saturasi oksigen, terutama saat serangan asma. Penurunan saturasi oksigen yang tidak tertangani dengan baik dapat berdampak pada kondisi klinis dan kualitas hidup anak. Penatalaksanaan asma tidak hanya dilakukan secara farmakologis, tetapi juga dapat dikombinasikan dengan intervensi nonfarmakologis, salah satunya breathing relaxation dengan teknik balloon blowing. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh breathing relaxation dengan teknik balloon blowing terhadap saturasi oksigen pada anak dengan asma di wilayah kerja Puskesmas Sosial Palembang Tahun 2025. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain pre-eksperimental menggunakan rancangan one group pretest–posttest design. Sampel penelitian berjumlah 31 anak dengan asma yang dipilih berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Pengukuran saturasi oksigen dilakukan menggunakan pulse oximeter sebelum dan sesudah intervensi. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan median saturasi oksigen sebelum intervensi sebesar 95% dan meningkat menjadi 98% setelah intervensi. Uji Wilcoxon menunjukkan nilai p-value 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat pengaruh signifikan breathing relaxation dengan teknik balloon blowing terhadap peningkatan saturasi oksigen. Disimpulkan bahwa teknik balloon blowing efektif dalam meningkatkan saturasi oksigen pada anak dengan asma.
Fields of Study & Subjects
Asthma and respiratory diseases
Pediatric health and respiratory diseases
Chronic Obstructive Pulmonary Disease (COPD) Research
Publication details
- Journal / source
- Jurnal Kesehatan dan Pembangunan
- Volume
- 16
- Issue
- 1
- Pages
- 154–162
- Publication date
- 31 January 2026