STUDI PEMIKIRAN FILOSOF MUSLIM MENGENAI AKIDAH

Read full text
Authors: Rizky Akbar Muhaimin, Siti Aisyah, Meida Sari Siregar, Zulfadli Zulfadli, Muhammad Basri, Zulfahmi Lubis
Cited by: 0

Abstract

Penelitian ini mengkaji pemikiran para filosof Muslim mengenai akidah dengan menekankan integrasi antara wahyu dan akal sebagai fondasi keimanan yang rasional dan argumentatif. Kajian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka atau library research, dengan sumber data berupa buku klasik dan kontemporer serta artikel jurnal yang relevan dengan filsafat Islam dan teologi rasional. Fokus pembahasan diarahkan pada pemikiran tokoh utama, yaitu al Kindi, al Farabi, Ibn Sina, al Ghazali, dan Ibn Rusyd, khususnya terkait konsep ketuhanan, kenabian, jiwa, serta hubungan antara akal dan wahyu. Hasil kajian menunjukkan bahwa para filosof Muslim tidak memandang akidah sebagai keyakinan dogmatis semata, melainkan sebagai kerangka teologis yang dapat dipahami dan dipertanggungjawabkan secara rasional. Perbedaan pendekatan para tokoh memperkaya khazanah pemikiran akidah Islam dan menunjukkan dinamika intelektual yang beragam. Dalam konteks kontemporer, pemikiran para filosof Muslim tetap relevan dalam menjawab tantangan krisis keimanan, ekstremisme agama, sekularisme, dan melemahnya tradisi berpikir kritis dalam pendidikan Islam. Oleh karena itu, integrasi akal dan wahyu dapat menjadi landasan penting bagi penguatan akidah yang moderat, rasional, dan kontekstual di era modern..

Fields of Study & Subjects

Medieval and Classical Philosophy Islamic Thought and Society Studies Education and Islamic Studies

Publication details

Journal / source
KREATIF Jurnal Studi Pemikiran Pendidikan Agama Islam
Volume
24
Issue
1
Pages
126–138
Publication date
2 January 2026